DUMAI, DUMAI KOTA - Luar biasa, Dumai yang di kenal sebagai Kota Jasa dan Industri, dengan banyaknya perusahaan - perusahaan yang berinvestasi di daerah ini, ditambah dua Kawasan Industri terkenal yakni Kawasan Industri Dumai yang berada di Kecamatan Medang Kampai dan Kawasan Industri Lubuk Gaung yang berada di Kecamatan Sungai Sembilan. Namun sebaliknya meski menjadi kawasan industri tapi tingkat pengangguran di kota Dumai masuk tiga besar di Riau.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Dumai
Hal ini terungkap dalam paparan yang disampaikan oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Dumai dalam kegiatan Musrenbang Kota Dumai Tahun 2016 Dalam Rangka Penyusunan Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2017 yang berlangsung di Gedung Pendopo, Jalan Putri Tujuh, Selasa (29/3).

Kegiatan Musrenbang tersebut secara resmi di buka Walikota Dumai Drs Zulkifli As. Turut hadir Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo, Ketua DPRD Dumai Gusri Effendi, Wakil Ketua DPRD Dumai Zainal Abidin, Kepala Bappeda Dumai Marjoko Santoso, Kepala SKPD dilingkungan Pemko Dumai, Camat, Lurah dan Masyarakat Perwakilan Kecamatan yang ada di Kota Pelabuhan ini.

Saat dimintai tanggapannya terkait Penggangguran di Dumai peringkat tiga di Provinsi Riau, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Dumai Drs Amiruddin mengatakan, bahwa dirinya lagi sedang tidak konsentrasi.

“Belum konsentrasi, nantilah,” ujar Amiruddin sambil berlalu di sela-sela kegiatan Musrenbang yang berlangsung di Pendopo.

Sementara, Kepala Bappeda Dumai Marjoko Santoso mengatakan, bahwa tingkat pengangguran di Kota Dumai meraih peringkat tiga di Provinsi Riau.

Menurutnya, hal itu terjadi karena, belum tuntasnya masalah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Selain itu juga disebabkan semakin sedikitnya kesempatan atau peluang kerja, sementara angkatan kerja terus bertambah.

“Kesempatan kerja di Dumai kan sekarang Staknan, terkait masalah RTRW. Sehingga investasi di Kota Dumai tidak bisa. Sementara, kita mengharapkan dengan adanya investasi di Kota Dumai ini tentunya akan membuka peluang kerja, dengan terhentinya itu tentunya kesempatan kerja di Dumai tidak bertambah, sedangkan angkatan kerja bertambah. Ini salah satu penyebab tingkat penggangguran di Dumai tinggi,” sebutnya.(mai03)

Post a Comment

Powered by Blogger.