DUMAI, DUMAI KOTA - Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BKB-P3A) Kota Dumai menyelenggarakan bimbingan teknis dan sosialisasi tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak dalam rumah tangga. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Dumai
Kegiatan yang dilaksanakan di ruang pertemuan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai itu, secara resmi dibuka Walikota Dumai, Zulkifli AS, Selasa (5/4/16). 

Dalam sambutannya, Zulkifli As mengataka mendukung sekali pelaksanaan kegiatan itu, karena mengingat saat ini bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak dalam rumah tangga semakin meningkat. 

"Jumlah kekerasan terhadap perempuan dan anak dalam rumah tangga semakin meningkat, oleh karena itu kegiatan ini sangat perlu dilaksanakan. Kegiatan ini juga merupakan salah satu usaha kearah yang tepat," katanya. 

Menurut orang nomor satu di Kota Dumai, upaya menghapus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia khusunya di Kota Dumai sudah banyak dilakukan oleh pemerintah. 

Kata dia, pada kenyataan yang ada dalam kehidupan sehari-hari, masih nampak dengan jelas diskriminasi terhadap perempuan dan anak masih terjadi, baik secara sembunyi-sembunyi maupun secara terang-terangan. 

"Kekerasan terhadap perempuan dalam hal ini tidak hanya kekerasan dilingkungan rumah tangga saja, tetapi juga di wilayah konflik/bencana serta di bidang ketenagakerjaan," urai Zulkifli As. 

Lanjutnya, pada dasarnya terdapat empat hak pokok bagi anak-anak sesuai dengan amanat konstitusi yang diantaranya hak perawatan dan pengasuhan, hak kesehatan, hak pendidikan dan rekreasi, dan hak perlindungan dari kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi. 

Walikota berharap, melalui Bimtek yang diselenggarakan oleh BKB-P3A Kota Dumai diharapkan dapat memerikan tambahan pengetahuan tentang bagaimana menghadapi dan memberikan pertolongan serta bantuan terhadap perempuan dan anak sesuai dengan amanah UU yang telah ditetapkan. 

Terakhir Walikota mengucapkan terimakasi kepada narasumber yang telah sudi memenuhi undangan untuk memberi materi pada kegiatan tersebut. Dan kepada para peserta diminta atensi dan keseriusannya dalam mengikuti bimtek. 

"Atensi dan keseriusannya peserta sangat dituntut dalam mengikuti Bimtek ini hingga tuntas. Sehingga apa yang didapatkan dari Bimtek dan Sosialisasi bisa diimplementasikan ke lingkungan sehari-hari," pungkasnya.(mai04)

Post a Comment

Powered by Blogger.